
Hacker memang menjadi sosok yang paling ditakuti oleh para pelaku
bisnis, khususnya mereka yang berkecimpung di dunia IT. Tidak tinggal
diam, berbagai produsen sistem keamanan berlomba-lomba menawarkan
pertahanan terbaik untuk melawan sepak terjang hacker. Sayangnya, tidak
semua sistem keamanan bisa diandalkan, apalagi jika telah berhadapan
dengan 5 orang hacker terbaik dunia di bawah ini.
Dikenal sebagai hacker paling terkenal di dunia. Mitnick alias Condor
merupakan orang pertama yang harus dipenjara karena menyusup ke sistem
komputer. Aksinya yang paling terkenal adalah ‘phone phreaking’, yaitu
menjebol sistem telepon agar bisa melakukan panggilan secara gratis.

Meskipun tidak bekerja di dunia programming, ia percaya bahwa
siapapun bisa membuat kerusakan hanya dengan telepon. Setelah
menghabiskan masa hukumannya di penjara, ia bekerja sebagai konsultan
keamanan di perusahaannya sendiri, Mitnick Security.
Pria ini juga dikenal dengan sebutan Solo. McKinnon tercatat sebagai
orang dibalik penyusupan terbesar ke sebuah sistem militer dalam sejarah
ilmu komputer. Tidak puas dengan hal itu, ia secara terang-terangan
mempermalukan sistem keamanan informasi dari NASA dan Pentagon. Saat ini
ia telah diekstradisi ke Amerika Serikat dan dilarang mengakses
komputer menggunakan internet.
Ahli biokimia dan matematika ini
populer berkat aksinya melakukan perampokan bank terbesar menggunakan
teknik cracking. Levin berhasil mencuri sekitar 10 juta dolar AS dari
Citibank di New York ke akun miliknya. Vladimir Levin tertangkap oleh
INTERPOL pada tahun 1995 di bandara Heathrow, Inggris. Namun anehnya, ia
hanya menerima hukuman penjara selama 3 tahun.
Pria bernama samaran Dark Dante yang saat ini bekerja sebagai
jurnalis ini punya masa lalu yang kelam. Sama dengan Mitnick, ia juga
dikenal sebagai phone phreaker. Aksinya yang paling populer adalah
menipu sebuah stasiun radio yang menawarkan hadiah mobil Porsche bagi
penelepon ke 102.
Grup hacker ini belakangan menjadi sangat populer karena beberapa
aksinya menjebol sistem keamanan. Tidak tanggung-tanggung,
perusahaan-perusahaan dengan nama besar seperti Sony ikut menjadi
korbannya. Lewat aksinya tersebut, situs PlayStation Network (PSN) milik
Sony down selama berhari-hari. Parahnya lagi, Anonymous juga mencuri
data para pengguna PSN dan mempublikasikannya.

Artikel Terkait

0 Comments
Bagaimana Pendapat Anda ?